Menggapai Puncak Gunung Kerinci

Menggapai Puncak Gunung Kerinci – Gunung kerinci puncak indrapura merupakan gunung berapi tertinggi di indonesia. Gunung ini dikelilingi hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dan merupakan habitat harimau sumatera dan badak sumatera.

Puncak gunung kerinci berada pada ketinggian 3.805 Mdpl yang memiliki kawah seluas 400 x 120. Di puncaknya kita bisa melihat pemandangan indah kota jambi, padang dan bengkulu bahkan samudera hindia.

Kekayaan Flora dan Fauna

Di dataran rendah didominasi oleh beberapa jenis mahoni, pohon cemara. Banyak terdapat binatang khas sumatera seperti gajah, badak sumatera, harimau, beruang madu dll. Berbagai primata seperti siamang, gibbon, monyet dll. Terdapat juga berbagai jenis burung yang terbang bebas. Disamping itu terdapat juga jenis satwa endemik yang sebelumnya diyakini punah, yakni Luphura Inornata dan Scneider’s Pitta.

Hal yang dinikmati di Gunung Kerinci

  • Menawarkan tantangan bagi setiap pendaki, hamparan alam liar dengan pesona dan misteri didalamnya menjadi surga bagi para petualan.
  • Dalam perjalanan bisa menikmati hutan tropis yang masih asri. Beragam pohon berusia ratusan tahun akan menjadi sahabat dalam perjalanan
  • Menyaksikan indahnya alam pada ketinggian sambil ditemani secangkir kopi

Hal yang berbahaya di Gunung Kerinci

  • Jalur ekstrem yang cukup terjal mewajibkan para pendaki harus berhati-hati dalam perjalanan. Banyak kejadian para pendaki yang jatuh ke jurang akibat ketoledorannya.
  • Disamping itu Gunung Kerinci masih berkeliaran Satwa liar seperti Harimau Sumatera. Alangkah baiknya jika pendakian dari pintu rimba menuju shelter tiga tidak dilakukan pada malam hari.
  • Abu vulkanik yang masih sering muncul mewajibkan kita selalu waspada
  • Cuaca dan badai yang tidak bisa diprediksikan.

Tips dan Trik menggapai puncak gunung kerinci

  • Dianjurkan mendaki pada pagi hari disaat badan masih bugar dan udara masih segar, disamping itu agar tidak kemalaman di jalan.
  • Medan pendakian cukup sulit, siapkanlah fisik dan bekal logistik. Jangan lupa berdoa sebelum mendaki
  • Bawalah perlengkapan mendaki seperti tenda, jaket, perlengkapan pribadi dll.
  • Jangan membuang sampah sembarangan, karena gunung bukanlah tempat sampah
  • Bawalah porter jika harus diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *