Danau Kaco Menuju cermin alam di tengah hutan

Danau Kaco, Menuju cermin alam di tengah hutan – Danau Khas yang jarang dimiliki danau-danau lain yang ada di Indonesia. Danau kaco memancarkan cahaya yang terang dimalam hari pada saat bulan purnama. Sehingga  wisatawan yang camping di Danau Kaco tidak perlu lagi membutuhkan alat penerangan lagi. Jika dilihat dari kejauhan cahaya yang dipancarkan akan terlihat seperti lampu yang diarahkan ke langit. Danau ini masih dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang terletak di Desa Lempur (Desa Wisata Kabupaten Kerinci). Danau ini memiliki luas 90 meter persegi dan memiliki kedalaman yang belum diketehui.

Akses ke Danau Kaco Menuju cermin alam di tengah hutan

Danau kaco dapat dicapai melalui jalur darat dimulai dari Sungai Penuh ke Desa Lempur dalam waktu lebih kurang 1Jam. Setelah itu dilanjutkan lagi dengan berjalan kaki menelusuri hutan selama 3-4 jam tergantung kondisi fiksi wisatawan. Perjalanan selama 3-4 jam akan terbayar dengan pemandangan indah dari jernihnya air danau yang berwarna biru dan suasana hutan dengan pepohonan yang rimbun disekitar danau.

Baca Juga: Menggapai Puncak Indrapura

Hal yang dinikmati

Danau Kaco yang tersembunyi ditengah belantara hutan harus dijaga kelestariannya. Disini traveler bisa menikmati air danau yang segar bahkan melihat ikan-ikan berenang, makan-makan bersama traveler lainnya maupun keluarga, teman dsb. Danau kaco juga merupakan sasaran empuk bagi Photographer karena banyak objek yang bisa direkam/difoto dan dijadikan karya seni bagi mereka. Apalagi jika para traveler melakukan kegiatan camping di tempat wisata yang satu ini, pastinya banyak menemukan keindahan fenomena alam yang jarang ditemui di tempat-tempat lain seperti yang sudah diceritakan tadi.

Cerita Rakyat tentang danau kaco

Menurut kepercayaan, cahaya yang dikeluarkan merupakan cahaya intan yang tersimpan di dasar air. Intan tersebut disimpan oleh Raja Gagak yang berkuasa pada saat itu. Menurut sesepuh desa, intan yang disimpan Raja Gagak di dasar Danau Kacao adalah intan titipan yang merupakan ikatan janji pangeran-pangeran yang ingin melamar putri Raja Gagak yang bernama Putri Nepal Melintang. Semua lamaran anak raja yang di kerinci diterima oleh Raja Gagak, akhirnya dia kebingunan ingin menerima pelamar yang mana. Putri Nepal Melintang sendiri di kenal dengan wajah yang sangat cantik sehingga ia disukai oleh pemuda yang ada pada saat itu. Bahkan karena kecantikannya ia disukai oleh ayahnya sendiri. Raja Gagak membawa lari putrinya beserta perhiasan Intannya yang dititipkan oleh pangeran sebagai tanda janji. Konon intan yang dibawa lari oleh Raja Gagak disimpan di dasar Danau Kaco. Sampai saat ini warga Desa Lempur, Kecematan Gunung Raya masih mempercayai itu bahwa intan tersebut masih tersimpan di dasar Danau Kaco.

Tips dan Trik

  • Jangan buang sampah sembarangan
  • prediksikan cuaca, disarankan untuk datang saat cuaca cerah
  • Jangan takabur karena disini sudah pernah ada yang terjebak di tengah hutan
  • bawalah perlengkapan dan persediaan logistik.
  • Siapkan Fisik dan Mental

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *